| <<<==ayat berikutnya | Al-MuXminuun ayat ke 115 | ayat sebelumnya ===>> | ||
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
| Kajian kata | عَبَثًا pada surat 23.Al-MuXminuun ayat ke 115 Juz ke : 18 Halaman : 349 Baris ke : 10 pada mushaf Quran Madinah |
| Bacaan dalam tulisan arab latin | 'abatsan |
| Arti kata Xabatsan ( عبثا ) | permainan |
| Jumlah pemakaian kata ع-ب-ث | 1 kali. Rinciannya ada disini |
| Kata dasar dari kata عَبَثًا tersusun dari suku kata | ع-ب-ث Penggunaan kata dasar ع-ب-ث ini pada AlQuran ada di sini |
| Jumlah pemakaian pola kata ع-ب-ث pada AlQuran | 1 kali. Rinciannya ada disini |
| Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ب-ث pada AlQuran | 2 macam. Rinciannya ada disini |
| Makna dari kata dasar ع-ب-ث | Kata dasar ini kesia-siaan, kelakuan sembrono, tingkah laku yg tdk keruan, kesenangan, hiburan, penghabisan waktu, barang sepele, mainan, permainan, kesenangan, sesuatu yg kecil, main-mainan,jumlah sedikit, tetek bengek, sesuatu yg tak berharga, main-mainan, pembuangan waktu, agak, sedikit, nonsen, khayalan, hiasan, putaran, suara gemetar, suara geletar, sinar bulan, khayal, mempermainkan, meraba-raba, kesembronoan, seperti mainan, kecil Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata kencing, berkencing, berurusan remeh, meraba, mempermainkan, bermalas-malas, memutarkan, memutar, gemetar, berkeliaran, melimbang, bergelandangan, mondar-mandir, menggagalkan, membuang waktu, bekerja dgn enggan, berpindah-pindah kerja, bergelandang, lari, berkeluyuran, menipu, berlaku tdk jujur, tawar-menawar |
| Kajian kata عَبَثًا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata benda : kata عَبَثًا termasuk dalam jenis kata benda. adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang. 2 gender laki-laki : kata عَبَثًا ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 obyek : kata عَبَثًا ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna 4 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata عَبَثًا ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 5 kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3 |